Aplikasi CAD/FEA Opensource/Free di Linux

Menanggapi pertanyaan yang membingungkan dari PCMedia sekitar kondisi pengabaian licensi di Indonesia “Robin Hood itu seorang pahlawan atau penjahat?” menurutnya gimana cara kita memandang. Namun jika jawabannya “penjahat” maka rating tertinggi bakalan pada engineer, karena software nya terkenal mahal :) aplikasi CAD dan FE komersil/propietary saja seharga mobil mewah, whuh. Gimana ya dengan para dosen kita kalo mau melakukan penelitian FE/CAD, mungkin jawabannya “pinjem dipersawaan CD aja khan bukan untuk komersil, sah itu (menurut sendiri)” lalu kenapa ada coorporation pembuat software yang ngeluarin versi Educational (distributed free) dan versi Student (not free, cheap but limited). Kalo saya juga sepaham sih dgn PCMedia “disebelah mana kita memandang” sementara ini ikutin pa dosen aja dulu :) ya gimana lagi, mengenai penghargaan hak kekayaan intelektual di Indoneia khan masih dalam tahap transisi (mungkin lama kalo kita susah jujur). Untuk saya mungkin prosesnya sama seperti dulu waktu pake Windows dan MS Office sampe suatu saat ketemu SUSE Linux dan OpenOffice nya (kalo LaTeX bagus sudah coba tapi susah juga), yah lumayan itu aja dulu setidaknya ngga addicted banget sama propietary software aplikasi umum.

Agak susah juga cari-cari FOS Linux aplikasi engineering FE dan CAD, tahun lalu sudah liat2 dan ketemu untuk CAD ada IntelliCAD (propietary but not expensive, stable?) atau GraphiteOne dan Salome pre/post FE, kalo FE yang komersil ada MSC Marc (lengkap high-end, ngga nyampe) untuk FE yang opensource ada seperti FElt (intermediate) dan Code_Aster yg canggih(high end), profesional, benchmark nya ribuan, punya ISO 9001, namun dari france jadi keder juga nih. Tahun lalu juga sudah tau ada CAElinux yang berisi PCLinuxOS dgn isi paket-paket aplikasi CAD/FEM namun belum sebagus saat ini, dukungan dari praktisi profesional serta para profesor-profesor empunya, serta tutorial dan dokumentasi (translate). Saya belum coba sih, file downloadnya gede banget sampe berGiga bytes (mau beli DVD nya tapi ga punya CC :(  Bicara masalah perbedaan quality antara software proprietary dengan free/opensource sebenarnya sama saja, bisa jadi lebih, dari mana dulu kita memandang, dibandingkan dengan software yang mana dulu. Kalo di aplikasi FE yang lain bedanya, CAELinux is not an incredibly expensive commercial product based on the click & don’t think principle with tons of documentations that nobody reads.

code_aster

(Franklin Partners, 2003)

Hanya untuk sebagai perbandingan menurut para pengguna software FE komersil dan opensource/free dapat dilihat di diskusi http://imechanica.org/node/470 Bicara komputer khan ngga kudu Microsoft dan sederet aplikasi komersil lainnya di platform Windows :) oo ya jika ada yang punya CAElinux or tau di Indonesia dapetnya dimana tolong beritahu, saya akan sangat menghargai dan berterimakasih. not responding, so i fixed by myself, sudah dapet :) tahun lalu di www.gudanglinux.com thanx.  (updates feb’09) sudah coba2 juga GMSH bagus buat meshing element shell hasil mesh nya bisa triangular dan quadrangular 1st & 2nd order dapat langsung diimport ke Salome/CA  ‘coz emang projectnya dpet support EDF, output *.unv atau *.stl biar bisa menjembatani dgn software solver FE lain seperti CalculiX dan Code_Aster.

Note:

Diawal sya katakan klo software FE propetary dan kmersil harganya mahal seharga mobil mewah, kalo di software Free/OpenSource justru yang mahal kursus resminya. Lihat saja kursus pengantar aplikasi Code_Aster dan GMSH sekitar 650Euro per hari :)

https://www.gompute.com/gompute-courses/introduction-to-code-aster

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s